Kusen Bending Aluminium Kusen lengkung custom, Bekasi WhatsApp

Tips Perawatan Kusen Aluminium Lengkung Agar Awet Bertahun-tahun

Salah satu alasan aluminium jadi pilihan favorit untuk kusen lengkung adalah perawatannya yang jauh lebih praktis dibanding kayu atau besi. Tapi “minim perawatan” bukan berarti “tanpa perawatan sama sekali”. Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa memperpanjang usia pakai kusen lengkung Anda sekaligus menjaga tampilannya tetap mulus bertahun-tahun. Berikut panduannya.

Debu dan kotoran yang menumpuk, terutama di celah-celah lengkungan, bisa menyerap kelembapan dan lama-kelamaan memengaruhi lapisan powder coating. Bersihkan permukaan kusen secara rutin dengan kain lembut atau lap microfiber yang sedikit lembap, terutama di area yang jarang terkena hujan langsung (karena tidak “tercuci” secara alami).

Jangan gunakan pembersih berbahan keras seperti thinner, aseton, atau cairan pembersih dengan kandungan asam/basa kuat pada permukaan powder coating. Bahan-bahan ini bisa merusak lapisan finishing dan membuat warna memudar atau kusam lebih cepat. Cukup gunakan air bersih dicampur sabun cuci piring ringan untuk noda membandel.

Spons kasar, sikat kawat, atau bahan abrasif lain bisa menimbulkan goresan halus pada permukaan aluminium, yang lama-kelamaan menjadi titik awal munculnya noda atau perubahan warna. Gunakan kain lembut atau spons halus saat membersihkan.

Kusen lengkung dengan kaca biasanya menggunakan seal karet (gasket) untuk menahan air dan udara. Seal ini bisa mengeras atau retak seiring waktu, terutama akibat paparan sinar matahari langsung dalam jangka panjang. Periksa kondisinya secara berkala — kalau sudah getas atau ada celah, sebaiknya segera diganti agar tidak terjadi rembesan air saat hujan.

Untuk kusen lengkung dengan sambungan las, area sambungan adalah titik yang perlu diperhatikan lebih detail dibanding kusen seamless. Periksa apakah ada retakan halus pada lapisan finishing di titik sambungan, karena area ini secara struktural lebih rentan terhadap tekanan dibanding bagian profil yang utuh.

Jika kusen lengkung Anda merupakan bagian dari jendela atau pintu yang bisa dibuka-tutup, engsel dan rel geser perlu dilumasi secara berkala dengan pelumas ringan agar tidak berbunyi atau macet, terutama di area yang jarang digunakan.

Untuk kusen lengkung yang posisinya horizontal atau memiliki lekukan yang berpotensi menahan air (misalnya bagian bawah jendela kubah), pastikan tidak ada genangan air yang menumpuk dalam waktu lama. Genangan berkepanjangan, meski pada aluminium, tetap bisa memicu munculnya noda atau korosi ringan pada titik tertentu jika kualitas finishing tidak merata.

Seiring waktu, sekrup pada engsel, handle, atau kunci bisa mengendur akibat penggunaan rutin. Periksa dan kencangkan kembali secara berkala agar komponen bergerak tetap berfungsi optimal dan tidak membebani struktur kusen secara tidak merata.

Sebagai panduan umum:

  • Pembersihan debu — rutin, idealnya setiap 2–4 minggu.
  • Pengecekan seal karet & sambungan — setiap 6–12 bulan.
  • Pelumasan engsel/rel — setiap 6 bulan atau saat mulai terasa seret.
  • Pengecekan menyeluruh — sekali setahun, terutama menjelang musim hujan.

Kusen aluminium lengkung memang jauh lebih mudah dirawat dibanding material lain, tapi tetap membutuhkan perhatian sederhana secara rutin agar tampilan dan fungsinya bertahan optimal bertahun-tahun. Kebiasaan kecil seperti membersihkan debu rutin, menghindari bahan kimia keras, dan mengecek seal karet secara berkala akan sangat membantu memperpanjang usia pakai kusen lengkung Anda.

Penasaran bagaimana kusen aluminium dibandingkan material lain dari sisi daya tahan jangka panjang? Baca juga: Kusen Lengkung vs Kusen Kayu/Besi Lengkung: Mana yang Lebih Awet?

[Konsultasikan Kebutuhan Kusen Lengkung Anda →]

Artikel terkait

Butuh kusen lengkung sesuai ukuran bukaan?

Kirim foto dan ukuran, tim kami bantu tentukan bentuk dan biaya.

Chat WhatsApp
Chat WA